Polres Dompu melalui Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) melaksanakan kegiatan Verifikasi Penerimaan Terpadu Polri Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Aula Polres Dompu, Selasa (24/3/2026) mulai pukul 08.00 Wita hingga selesai.
Kegiatan ini merupakan tahapan awal dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri, yang bertujuan untuk memastikan kelengkapan administrasi serta kesiapan para calon peserta sebelum mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi verifikasi berkas, pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan administrasi, serta face matching dan pemberian nomor ujian kepada peserta.
Berdasarkan data yang dihimpun hingga saat ini, jumlah animo pendaftar cukup beragam dari berbagai jalur seleksi, di antaranya Akpol, Bintara PTU SPKT, Bintara Intelijen, Bakomsus, hingga Tamtama Brimob dan Polair. Dari total peserta, sebagian telah terverifikasi, sementara lainnya masih dalam proses verifikasi administrasi.
Kabag SDM Polres Dompu, AKP Adhar, S.Sos, menyampaikan bahwa kegiatan verifikasi ini merupakan bagian penting dalam menjaring calon anggota Polri yang berkualitas dan memenuhi syarat.
“Proses verifikasi ini kami laksanakan secara transparan, objektif, dan akuntabel. Kami memastikan seluruh peserta yang mengikuti seleksi telah memenuhi persyaratan administrasi dan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh peserta agar mempersiapkan diri dengan baik serta mengikuti setiap tahapan seleksi dengan serius dan jujur.
“Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan tetap menjaga integritas selama proses seleksi berlangsung,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menegaskan bahwa pelaksanaan penerimaan anggota Polri di Polres Dompu berkomitmen pada prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).
“Polres Dompu memastikan seluruh tahapan seleksi dilakukan secara profesional tanpa adanya praktik KKN. Kami mengajak masyarakat untuk turut mengawasi dan melaporkan apabila ditemukan indikasi pelanggaran dalam proses penerimaan,” tegasnya.
Dengan pelaksanaan seleksi yang transparan dan akuntabel, diharapkan dapat menghasilkan calon anggota Polri yang unggul, berintegritas, serta siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.











