Berita

Kunker di Mapolsek Bolo, Kapolres Bima Kabupaten Tegaskan: Anggota Yang Terlibat Peredaran Gelap Narkoba di PTDH

×

Kunker di Mapolsek Bolo, Kapolres Bima Kabupaten Tegaskan: Anggota Yang Terlibat Peredaran Gelap Narkoba di PTDH

Sebarkan artikel ini

 

 

Kapolres Bima Kabupaten AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K., M.H., melaksanakan kunjungan kerja ke beberapa Polsek jajaran di wilayah hukum Polres Bima Kabupaten.

Dalam kunjungan di Mapolsek Bolo tersebut, Kapolres didampingi ketua Bhayangkari Cabang Bima Ny. Lia Anton serta sejumlah pejabat utama Polres pada , Sabtu (01/08/26). Sekira pukul 11.00. Wita.

Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H. melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka mengatakan kunjungan itu bertujuan untuk mengetahui secara langsung situasi yang ada di Polsek, baik personel, bangunan maupun kelengkapannya yang merupakan penunjang dalam menjalankan tugas.

“Sebagai ajang silaturahmi dan untuk mengetahui secara langsung kegiatan maupun kondisi di setiap Polsek jajaran”. Kata Kapolres mengutip Adib.

Selain itu kegiatan tersebut untuk memastikan kesiapan baik personel, sarana dan prasarana dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kehadiran rombongan Kapolres tersebut disambut langsung oleh Kapolsek Bolo didampingi oleh Ketua Bhayangkari ranting Bolo dan seluruh personel Polsek Bolo.

Dalam kesempatan itu Kapolres berpesan kepada anggotanya di Polsek untuk merawat fasilitas kendaraan yang diberikan oleh negara agar bisa digunakan secara maksimal guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Selain itu Kapolres menekankan kepada personil Polsek Bolo agar tidak terjerumus dan terpengaruh dalam peredaran gelap narkoba dalam bentuk apapun

“Jangan sekali-kali menggunakan narkoba apalagi membekingi Narkoba tidak ada kata maaf langsung di PTDH”. Tegasnya.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kinerja yang dilakukan oleh Anggota Polsek Bolo dalam menjaga stabilitas Kamtibmas.

Sementara itu Ketua Bhayangkari Cabang Bima Ny.Lia Anton dihadapan Ketua dan pengurus Bhayangkari ranting Bolo menyampaikan Bhayangkari harus bisa mandiri dan bertanggung jawab terhadap anak dan mengurus suami serta selalu mendukung pelaksanaan tugas suami

“Seorang Ibu Bhayangkari harus mendukung tugas suami karena keberhasilan suami tergantung do’a dan dukungan dari isteri”. Ungkapnya.

Dikatakannya, Bhayangkari dituntut untuk kreatif baik dalam organisasi Bhayangkari maupun dalam sosial kemasyarakatan dilingkungan masyarakat.

“Berbaur dan jalin komunikasi yang baik dengan tetangga di lingkungan masing-masing”. Tutupnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman pungkas Adib menutup rilisnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *