Polsek Pekat bersama Tim Inafis Polres Dompu menangani penemuan seorang laki-laki meninggal dunia di teras rumahnya yang berlokasi di Dusun Sorisoga I, Desa Pekat, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Kamis (14/8/2026).
Korban diketahui bernama Dabuk (52), seorang wiraswasta yang berdomisili di Dusun Sorisoga I, Desa Pekat, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 06.00 Wita oleh istri korban, Kartika Julianti (49). Saat hendak melaksanakan salat Subuh, saksi keluar kamar dan melihat korban dalam posisi duduk di depan teras rumah, tanpa mengenakan baju serta terdapat darah pada bagian kening. Saksi kemudian berusaha membangunkan korban, namun tidak mendapatkan respons dan selanjutnya menghubungi anak korban.
Berdasarkan keterangan saksi, beberapa jam sebelumnya korban sempat berkumpul bersama sejumlah rekannya di rumah sambil karaoke dan mengonsumsi minuman beralkohol. Sekitar pukul 01.00 Wita, para rekannya kemudian meninggalkan rumah korban dan korban berada seorang diri.
Setelah menerima informasi sekitar pukul 06.40 Wita, personel piket Polsek Pekat langsung mendatangi lokasi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Sekitar pukul 07.10 Wita, Kapolsek Pekat IPTU Jubaidin bersama Kanit Reskrim dan Kanit Intelkam Polsek Pekat tiba di lokasi. Kapolsek kemudian berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Dompu untuk melakukan olah TKP.
Dalam penanganan awal, Kapolsek Pekat juga berkoordinasi dengan pihak keluarga korban dan meminta keluarga tetap tenang serta bersabar menunggu proses olah TKP dan pemeriksaan lebih lanjut. Keluarga juga diimbau tidak menyebarkan informasi atau dugaan terkait penyebab maupun motif kematian yang belum dapat dipastikan.
Sekitar pukul 10.50 Wita, Tim Inafis Polres Dompu tiba di TKP dan melaksanakan olah TKP serta pemeriksaan terhadap kondisi korban. Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas Calabai untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
Sekitar pukul 11.30 Wita, korban tiba di Puskesmas Calabai dan dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis, dr. Gita Suci Ariani. Dari pemeriksaan awal ditemukan adanya lebam mayat yang menghilang saat ditekan serta luka pada bagian di antara kedua alis dengan panjang sekitar 2,5 sentimeter.
Setelah pemeriksaan medis selesai sekitar pukul 12.05 Wita, pihak keluarga meminta agar korban segera dibawa kembali ke rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan.
Kapolsek Pekat IPTU Jubaidin mengatakan, pihaknya sejak awal kejadian langsung mengambil langkah pengamanan TKP, melakukan koordinasi dengan Tim Inafis serta memberikan pemahaman kepada keluarga agar tetap tenang dan tidak mengambil kesimpulan sendiri terkait penyebab kematian korban.
“Kami memahami bahwa keluarga sedang berduka. Karena itu, langkah awal yang kami lakukan adalah mengamankan TKP, berkoordinasi dengan Tim Inafis dan pihak medis, sekaligus memberikan pemahaman kepada keluarga agar tetap tenang dan menyerahkan proses penanganan kepada kepolisian,” ujar IPTU Jubaidin.
Kapolsek juga menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui secara jelas penyebab kematian korban berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan yang ada.
“Kami mengimbau keluarga dan masyarakat untuk tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Apabila ada informasi yang berkaitan dengan kejadian ini, silakan disampaikan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, mengapresiasi langkah cepat Polsek Pekat dalam menangani kejadian tersebut, khususnya dalam mengamankan TKP, melakukan koordinasi dengan Tim Inafis serta memberikan pendampingan dan pemahaman kepada keluarga korban.
“Langkah yang dilakukan Polsek Pekat merupakan bagian dari prosedur penanganan awal untuk memastikan setiap fakta dalam kejadian dapat diketahui secara objektif. Kami meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada penyidik untuk melakukan penyelidikan secara profesional,” jelas IPTU I Nyoman Suardika.
Kasi Humas juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan isu yang belum terverifikasi mengenai penyebab kematian korban.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mempercayakan penanganan kejadian ini kepada pihak kepolisian. Jangan menyebarkan dugaan atau informasi yang belum terkonfirmasi karena dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Setiap perkembangan akan ditindaklanjuti berdasarkan fakta dan hasil penyelidikan,” tegasnya.
Polres Dompu bersama Polsek Pekat akan terus melakukan pengumpulan bahan keterangan dan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui secara jelas penyebab kematian korban serta menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kecamatan Pekat tetap aman dan kondusif.
Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu











