Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026, Karang Taruna Doro Siwe Desa Kampasi Meci menggelar Pegelaran Seni Budaya Peresean di Lapangan Bola Desa Suka Damai, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.00 Wita tersebut dihadiri sekitar 500 penonton. Salah satu pertandingan babak penyisihan mempertemukan pepadu perwakilan Desa Kampasi Meci dengan pepadu perwakilan Desa Suka Damai.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, Personel Regu Piket KSPKT II Polsek Manggelewa melaksanakan pengamanan secara tertutup selama kegiatan berlangsung.
Kapolsek Manggelewa IPTU Zainal Arifin, S.IP., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan seni budaya seperti Peresean merupakan bagian dari tradisi masyarakat yang perlu dijaga dan dilestarikan, terlebih dalam momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI.
“Kami mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat dan Karang Taruna. Polsek Manggelewa hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar. Kami juga mengimbau kepada seluruh penonton dan peserta agar tetap menjunjung sportivitas serta menjaga keamanan bersama,” ujar Kapolsek.
Ia menambahkan, personel juga melakukan pemantauan situasi, koordinasi dengan panitia serta deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan budaya yang berlangsung aman dan kondusif.
“Pelestarian seni dan budaya daerah merupakan bagian dari kekayaan masyarakat yang harus terus dijaga. Kehadiran Polri dalam kegiatan seperti ini merupakan bentuk pelayanan dan upaya menciptakan rasa aman bagi masyarakat,” ungkap IPTU I Nyoman Suardika.
Kasi Humas menegaskan bahwa Polres Dompu melalui jajaran Polsek akan terus melakukan pengamanan, monitoring dan koordinasi dengan panitia maupun masyarakat dalam setiap kegiatan yang melibatkan banyak orang.
“Tujuannya agar masyarakat dapat mengikuti dan menikmati setiap kegiatan dengan nyaman, sekaligus memperkuat hubungan serta kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas,” jelasnya.
Kegiatan Pegelaran Seni Budaya Peresean tersebut berakhir sekitar pukul 18.00 Wita. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan lancar.











